Tugas VIII “MANAJEMEN PEMASARAN”   Leave a comment

Nama   :           Mochamad Febi Habibie

NIM    :           43110010140

“MANAJEMEN PEMASARAN”

TUGAS  VIII

SOAL

  1. Apa karakteristik produk dan bagaimana pemasar mengklasifikasikan produk tsb. ?
  2. Bagaimana perusahaan dapat mendiferensiasikan produknya ?
  3. Bagaimana cara perusahaan dapat membangun dan mengelola bauran produk dan lini produknya ?
  4. Bagaimana cara perusahaan mengkombinasikan produk-produk untuk menciptakan (merek bersama) atau (merek ramuan) yang kuat ?
  5. Bagaimana cara perusahaan menggunakan pengemasan, pelabelan, jaminan dan garansi sebagai alat pemasaran ?

JAWABAN

  1. Pemasar dapat mengklasifikasikan produk dengan berdasarkan :
  • Manfaat inti (core benefit), yaitu manfaat mendasar yang sesungguhnya dibeli/dirasakan oleh pelanggan. Contoh : Seorang tamu hotel membeli “untuk istirahat dan tidur”.
  • Produk dasar (basic product), yaitu pemasar mengubah manfaat inti menjadi produk dasar. Contoh : sebuah kamar hotel mencakup tempat tidur, kamar mandi, dan lemari pakaian.
  • Produk yang diharapkan (expected product), adalah suatu kondisi yang diharapkan oleh para pembeli ketika membeli produk itu. Contoh : tamu hotel mengharapkan ruangan yang rapih dan kamar mandi yang bersih serta ketenangan.
  • Produk yang ditingkatkan (augmented product), sesuatu yang melampaui harapan pelanggan. Contoh : suatu hotel meningkatkan produknya dengan menyertakan TV dengan alat pengendali jarak jauh, bunga segar, check-in yang cepat, makanan dan pelayanan yang baik.
  • Produk potensial (potential product), yaitu mencakup semua peningkatan dan transformasi yang pada akhirnya akan dialami oleh produk tsb. di masa yang akan datang. Contoh : kemunculan hotel-hotel yang seluruhnya berkamar suite dimana tamu menempati sekelompok kamar baru.

Karakteristik produk :

Daya Tahan dan keberwujudan, yaitu

Barang yang tidak tahan lama (nondurable goods) adalah barang berwujud yang dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali penggunaan. Contoh : minuman (coca-cola) dan sabun.

Barang tahan lama (durable goods) adalah barang yang dapat digunakan berkali-kali. Contoh : peralatan mesin dan pakaian.

Jasa (services), jasa bersifat tidak berwujud, tidak dapat dipisahkan dan mudah habis. Contoh : Jasa pangkas rambut dan reparasi.

Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, tidak dapat dipisahkan, beragam, dapat dibedakan, daya tahan suatu produk

  1. Dengan mendiferensiasikan :
    1. Bentuk, yaitu bentuk produk, model, harga dan ukuran fisik produk berbeda dengan produk yang sejenis. Contoh : sepeda motor Honda meluncurkan produk baru dengan model body yang modern, harga yang terjangkau (system kredit), dan ukuran yang lebih ramping.
    2. Fitur : Perbedaan yang melengkapi fungsi dasar produknya. Contoh : sepeda motor Honda dilengkapi dengan bagasi yang cukup luas yang terletak di bawah jok, yang bisa terisi alat-alat perlengkapan bagi para penggunanya.
    3. Mutu kerja : Level berlakunya karakteristik dasar produk. Contoh : sepeda motor Honda (sperpackage)-nya dapat bertahan hingga lebih dari 20 tahun.
    4. Mutu kesesuaian : Tingkat pemenuhan semua unit yang diproduksi terhadap spesifikasi sasaran yang dijanjikan. Contoh : sepeda motor Honda sangat sesuai dengan keinginan para konsumen, yaitu seda motor yang irit bahan baker dan ramah lingkungan.
    5. Daya tahan : Ukuran usia produk yang diharapkan atas berjalannya produk dalam kondisi normal. Contoh : sepeda motor Honda dapat bertahan hingga abih dari 15 tahun untuk suku cadang beserta alat kelengkapan lainnya.
    6. Keandalan : Ukuran suatu produk tidak akan rusak/gagal pada periode waktu tertentu. Contoh : sepeda motor Honda telah teruji kualitasnya yaitu dapat bertahan hingga 1.000jam pemakaian secara terus menerus dan dapat menempuh jarak 100.000km.
    7. Mudah diperbaiki, contoh : sepeda motor Honda apabila terdapat gangguan atau kerusakan, dapat langsung diperbaiki di bengkel resmi Honda.
    8. Gaya : Menggambarkan penampilan dan perasaan yang ditimbulkan oleh suatu produk bagi para konsumen. Contoh : sepeda motor Honda meluncurkan produk baru dengan model motor beserta bodynya yang stylish dan trendy sehingga para konsumen tertarik hati untuk membelinya.
  1. Dengan cara memperhatikan atau mengacu pada konsep : (untuk bauran produk)
  • Lebar bauran, yaitu mengacu pada berapa banyak macam lini produk pada suatu perusahaan yang diluncurkan. Contoh : perusahaan sepeda motor Honda memiliki tambahan produk yaitu Honda genuine parts (sukucadang resmi Honda), services gratis pada bengkel resmi Honda.
  • Panjang bauran, yaitu mengacu pada jumlah unit produk dalam bauran produknya. Contoh : perusahaan sepeda motor Honda, memiliki Honda scoopy & beat untuk para wanita agar lebih mudah dalam mengendarai sepeda motor, Honda supra dan revo  untuk para konsumen yang ingin irit bahan bakarnya, Honda mega-pro & tiger untuk para lelaki yang ingin mendapatkan kecepatan yang tinggi dalam berkendara.
  • Kedalaman bauran, : mengacu pada berapa banyak varian yang ditawarkan tiap produk dalam lini tersebut. Contoh : pada perusahaan sepeda motor Honda dengan lini produk supra, terdapat Suprafit, SuprafitX, SupraX, SupraXXX, dan SupraX125.
  • Konsistensi bauran, yaitu mengacu pada seberapa erat hubungan berbagai lini produk dalam hal penggunaan akhir, persyaratan produksi, saluran distribusi dan hal lainnya. Contoh : perusahaan sepeda motor Honda konsisten dalam hubungan berbagai lini produk dengan berdasarkan keinginan dan keperluan konsumen, terdapat produk sepeda motor yang memberikan kenyamanan & kemudahan dalam berkendara, ramah lingkungan, irit bahan bakar, dan kendaraan yang cepat serta efisien waktu.
  1. Merek bersama (cobrand) atau bisa disebut dual branding yaitu dua atau lebih merek yang terkenal dikombinasikan dalam satu tawaran.

Perusahaan dapat mengkombinasikan produk-produk untuk menciptakan Merek    Bersama dengan cara :

  • Component cobranding, yaitu ketika suatu perusahaan mengiklankan produknya, perusahaan tersebut juga memakai produk lain. Contoh : ketika Volvo (merek mobil) mengiklankan bahwa Volvo menggunakan ban Michelin.
  • Same-company cobranding, contoh : ketika General Mills mengiklankan yogurt Trix/Yoplait.
  • Joint-venture cobranding, seperti lampu bohlam General Electric/Hitachi di Jepang dan kartu kredit Citibank Advantage yang disponsori oleh Citibank dan American Airlines.
  • Co-branding eceran, dimana 2 perusahaan eceran menggunakan lokasi yang sama sebagai cara mengoptimalkan ruang & laba, seperti kepemilikan bersama dari restoran cepat saji Pizzahut, KFC, & Taco Bell.
  • Dan, penyesuaian logis antara ke-2 merek seperti gabungan kegiatan merek/kegiatan pemasaran yang memaksimalkan kelebihan masing-masing sekaligus meminimalkan kekurangan mereka.

Sehingga terbentuk multiple-sponsor cobranding, yaitu merupakan suatu aliansi (merek bersama) yang terbentuk secara kuat. Seperti Taligent, yang merupakan aliansi teknologi antara Apple, IBM, dan Motorola

             Merek Ramuan : merupakan penentuan merek sendiri, dimana perusahaan mengiklankan dan memberikan merek              dagang pada unsur-unsur yang diberi merek mereka sendiri. Merek-merek ramuan berupaya menciptakan                                  kesadaran dan pilihan yang memadai untuk produk mereka yang tidak dibeli konsumen dalam jumlah besar yang                      tidak mengandung unsur itu.

  1. Dengan cara-cara :
  • Pengemasan : merupakan sebuah kegiatan yang merancang dan memproduksi wadah untuk produk. Kemasan yang dirancang dengan baik dapat menciptakan kenyamanan dan nilai promosi atau alat pemasaran. Kita harus memasukan pengemasan sebagai senjata pemberian gaya. Karena, kemasan merupakan hal pertama yang di hadapi oleh pembeli menyangkut produk dan mampu mengubah pembeli untuk membeli atau tidak membeli. Kemasan yang eektif harus melakukan banyak tugas penjualan :

a.   Menarik perhatian

  1. Menjelaskan fitur produk
  2. Menciptakan keyakinan konsumen
  3. Memberi kesan yang menyenangkan secara keseluruhan produk tersebut.

Untuk mencapai tujuan pemasaran merek dan memuaskan keinginan konsumen, komponen estetik dan fungsional harus dipilih secara cermat.serta pertimbangan estetis berhubungan dengan ukuran, warna, bentuk dll.inovasi produk serta rancangan struktual juga berperan sangat penting dalam pemasaran.

  • Pelabelan : berupa tempelan sederhana yang di tempelkan pada suatu produk yang merupakan bagian dari kemasan produk tersebut.

Fungsi label yaitu :

  1. Mengidentifikasikan produk
  2. Menunjukan kelas produk
  3. Menjelaskan produk ( siapa pembuatnya,di mana, kapan,dl )
  4. Mempromosikan produk

Teknologi baru memungkinkan label membugkus ketat seuruh wadah dengan tulisan-tulisan yang terang dan mengakomodasikan lebih banyak informasi produk pada kemasan .

  • Jaminan dan Garansi :

Jaminan : merupakan pernyataan formal dari kinerja produk yang diharapkan oleh pengusaha pabrik.  Jaminan di berikan sebelum pembeli membeli produk yang di jual oleh perusahaan. Perusahaan memberikan jaminan yang semenarik mungkin sehingga pembeli tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. Contoh, Perusahaan Carrefour memberikan jaminan kepada para pelanggannya dengan memberikan tulisan “ apabila harga kami lebih mahal dari yang lain, kami akan mengembalikan uang anda 2 kali lipat”.

Garansi :  garansi anggapan untuk mengurangi presepsi risiko pembeli. Garansi ini menyatakan bahwa produk tersebut memiliki kinerja yang tinggi dan bahwa perusahaan tersebut dan kinerja layanannya dapat diandalkan. Produk bergaransi dapat dikembalikan kepada pabrik atau pusat servis yang ditunjuk untuk melakukan perbaikan , pergantian, atau pengembalian uang.

Posted May 23, 2011 by mochachamo in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: